#OperBuku, yuk!

SELINGAN

Faktanya adalah rata-rata dosen senior relatif tidak berubah dalam memberikan modul/handout kepada mahasiswa dari tahun ke tahun. Lalu, gak ada salahnya kan kalau kita pinjam dari kakak tingkat. Setidaknya, itu bisa lebih menghemat.

Dosen kadang memberikan referensi yang tidak ada di perpus dan harus mencari ke beberapa tempat. Bukankah kita bisa mencari mahasiswa yang dulu sempat mengambil mata kuliah itu, siapa tahu orang tersebut memiliki buku yang kita cari. Tapi, apakah kita selalu tahu siapa saja yang pernah mengambil mata kuliah itu?

Setelah selesai menjalani studi di kampus, modul/handout selama kuliah pun siap diloakkan. Sekilo kira-kira dapat 1000 perak, 10kg dapat 10.000. Tapi, apakah harus selalu berhenti di tukang loak saja? Apakah salah jika dibagikan kepada yang memang membutuhkan?

Selama kuliah, kadang mahasiswa menjadi “terpaksa” membeli/memfotokopi buku yang sebenarnya hanya untuk menggenapi keperluan kuliah saja. Setelah itu, nampaknya tidak mendukung secara praktikal. Lalu, apakah salah jika buku tersebut dapat membantu teman-teman yang membutuhkan. Kalau bisa dijual lagi, malah bisa balik modal.. :p

Pengalaman pribadi. Ngerjain skripsi, nyari buku ke 5 toko buku di kota setempat pun hasilnya nihil. Untungnya, dosen pembimbing memberi tahu bahwa ada senior yang menggunakan buku yang saya butuhkan. Beruntung, saya sedang beruntung. Bisa kebayang kan, gimana kalau saya dan dosen pembimbing saya gak tahu siapa lagi yang punya buku itu.

LATAR BELAKANG

Jujur, program ini saya imitasi dari program kampanye dari anak UGM yang mengusung kampanye Hand a Book pada lomba iklan Citra Pariwara. Saya benar-benar terinspirasi dan mengakui bahwa program tersebut memang sangat cocok jika benar-benar dipraktekkan di kampus saya sendiri.

Program #OperBuku (yang esensinya tidak berbeda dengan program Hand A Book) adalah program kampanye yang mengajak para senior atau alumni untuk mengoper modul kuliah atau buku referensi bagi adik-adik tingkat. Saya mendefinisikan kata “mengoper” serupa dengan berpindah tangan, yang dapat diartikan sebagai menghibahkan (secara cuma-cuma), meminjamkan, atau menjualnya dengan harga yang lebih ekonomis.

Dalam program ini, saya mengenalkan dua pihak, yaitu: PENGOPER dan PENERIMA.

Pengoper adalah pihak yang menyediakan modul/buku yang sekiranya masih layak untuk dioper untuk adik-adik tingkat. Pengoper dapat memberikan info mengenai modul/buku referensi apa saja yang dapat disediakan. Siapa tau, ada yang membutuhkan.

Sedangkan Penerima adalah pihak yang menerima operan, berupa modul/buku referensi. Penerima dapat memberikan info mengenai modul/buku referensi apa saja yang dibutuhkan. Siapa tau, ada yang mau meminjamkan.

Jika dilihat dari SELINGAN di bagian awal, dapat dirangkum sendiri apa tujuan dari program ini. Yang jelas, program ini memiliki prinsip simbiosis mutualisme, jangan malah jadi parasitisme. Nanti jadi gak sehat.

ATURAN MAIN:

PENGOPER

Jika ingin mengoper modul/handout, diharapkan menuliskan informasi:

Mata Kuliah

Nama Dosen Pengampu

Jika ingin mengoper buku referensi, diharapkan menuliskan informasi:

Daftar Pustaka

Keaslian (Asli/Fotokopi)

Harga: (Free/not)

*jika ada informasi tambahan, harap dicantumkan

PENERIMA

Penerima dapat memberikan info mengenai handout/buku apa saja yang dibutuhkan.

Untuk handout, silahkan menuliskan matakuliah apa dan nama dosen pengampu.

Untuk mencari buku, silahkan menuliskan daftar pustakanya biar lengkap.

Jangan lupa ya, untuk tetap merawat buku yang dioper🙂

TUGAS SAYA:

akan menjembatani pihak PENGOPER dan PENERIMA.

Memberikan daftar modul/handout/buku apa saja yang akan dioper dan modul/handout/buku apa saja yang dibutuhkan oleh para PENERIMA.

Untuk prosedur pengoperan dapat bernegosiasi dengan saya.

TARGET

Ini dalam lingkup kecil dulu, mahasiswa Fisip Atma Jaya Yogyakarta. Eh, malah ada mahasiswa kampus lain yang mau ikutan. Bisa aja, kok. Nanti tinggal share info saja. Kan, ada internet. :p

Ini tidak terbatas mahasiswa angkatan berapa saja bisa ikutan, bahkan alumni. Bahkan, bisa saja tidak terbatas buku-buku kuliah saja. Untuk lebih advanced lagi, ini malah bisa jadi database perpustakaannya mahasiswa… hehehe..

Semoga program ini dapat membantu teman-teman semua dan dapat diteruskan kembali, baik secara independen maupun kolektif.

Jika ada pertanyaan, silahkan hubungi saya di media manapun.

Terimakasih!🙂

2 thoughts on “#OperBuku, yuk!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s