Long Distance

It’s so hard, it’s so hard

Where we are, where we are

You’re so far, this long distance is killing me

-Long Distance by Bruno Mars-

Sudah berkali-kali lagu itu terdengar di ruang tiga kali tiga meter ini. Aku memang sengaja men-setting repeat track. Why it’s so hard? Is it really hard? Why do I think that distance makes us, sorry… makes me so hard? Yes, you’re so far, but it shouldn’t be so hard…

Ini sudah tahun ke lima aku merayakan ulang tahunku tanpa kehadiranmu. Seharusnya aku menjadi biasa, bukan justru binasa. Seorang teman pernah berkata kepada teman yang lain, “Aduh, kalian itu kan satu kota… enggak usah ngaku-ngaku LDR, deh.. Kan, enggak berjauhan.” Aku pun tersenyum setengah ikhlas. Bukankah, jauh-dekat itu relatif? Yang dekat bisa merasa jauh, yang jauh bisa merasa dekat. Oke, aku tidak kontekstual dalam menilai. Jauh-dekat akan menjadi relatif jika diukur dengan rasa, bukan dengan angka.

Ini sudah tahun ke lima, aku selalu tak sabar menanti ucapan selamat ulang tahun darimu. Entahlah, ucapan selamat darimu mampu membuatku benar-benar ingin berulang tahun setiap detik. Supaya aku dapat menerima pesan darimu, atau mungkin.. kamu mampu menyempatkan waktumu untuk mengirim suara paraumu ke telingaku. Ah, aku tak berharap lebih. Mendapat emoticon titik dua dan tanda kurung terbuka saja sudah mampu membuatku membayangkan senyum indahmu. Aku tak berlebihan, ini kejujuran.

Now the minutes feel like hours,

And the hours feel like days…

Pukul 20.00 WIB

Aku masih di kamar tiga kali tiga, di depan layar monitor, membuka semua jejaring sosialku.

Ini sudah tahun kelima, aku menunggumu hingga malam hari. Dari tadi pagi, tak ada satu pun namamu muncul di kotak pesan atau bahkan di dinding jejaring sosial. Mereka yang lebih ikhlas mengucapkannya, bukan kamu.

Aku coba menelisik update status terakhir di jejaring sosial milikmu, status tiga hari yang lalu: “Now, I’m going to…” Blah, going to where? Kubaca 30 komentar di bawahnya satu per satu, tetap saja tidak menjawab pertanyaanku.

Lalu, bagaimana kabarmu dua hari yang lalu? Kabarmu kemarin bagaimana? Pesan singkatku dua hari yang lalu saja tidak berbalas, padahal kamu sendiri yang menyuruhku untuk mengingatkan. Ah, sudahlah. Aku harus fokus untuk menunggumu agar siap menyambutmu yang bisa datang dari manapun.

DRRTTT

Tiba-tiba telepon genggam yang diletakkan persis di depanku pun bergetar. Dengan sigap, aku melepaskan tangan dari mouse dan siap mengangkat telepon. Melihat layar telepon genggam, semangat pun luntur seketika. Itu bukan kamu.

Apa?

Idih, mentang-mentang sekarang udah jadi mantan, ngomongnya enggak niat gitu…

Lah, mau gimana?

 Eh, selamat ulang taun ya, Lingga.. semoga… bla bla bla bla

Tiba-tiba aku mendisfungsikan telingaku. Ah, seandainya itu kamu yang berucap… akan kusiapkan karpet merah di gendang telinga agar suaramu dapat kusambut dengan baik.

Iya, makasih…

Jawabku singkat.

Gimana gebetanmu? Udah ngucapin ulang tahun, belum?

GEBETAN? Kita udah jadian, kali!

Wuih, mantap! Akhirnya, lima tahun memuja, terkabul juga doamu.

Sejak kapan?

Sejak aku ngarep!

Hahaha..

Uh, tawanya nampak lepas sekali, semoga rahangnya juga tidak ikut terlepas.

Tanpa disangka, di layar monitorku terlihat satu notifikasi baru di dinding jejaring sosialku.

“Wuih, bisa nambah tua juga ya? Kirain tuanya udah abadi, udah enggak bisa nambah. Selamat ulang taun ya. Hmmm, semoga mendapatkan yang terbaik :)”

Itu kamu! Yes, I got your smile!

Hahaha…

Aku pun menyambung tawa dengan suara yang masih menertawakanku di telepon, meski kami menertawakan hal yang berbeda.

PACARAN JARAK JAUH. Aku di ruang nyatamu dan kamu di ruang mayaku.

-pada suatu siang akibat seorang teman bicara mengenai jarak-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s