Perempuan Tikungan (III)

kepada perempuan yang menunggu di tikungan,

aku. kamu. adalah perempuan.

kita tak perlu menjadi jantan untuk saling jujur.

kau menunggu apa yang kau inginkan.

aku menunggu (waktu yang tepat) untuk menerima pertanda Tuhan.

(mungkin) kelak kau akan mendapatkan apa yang kau tulis dalam doa-doamu.

kepada perempuan yang menunggu di tikungan,

aku. kamu. adalah perempuan.

kota tak perlu menjadi jantan.

akui saja: kita sama-sama bertahan pada penantian.

semoga Tuhan memberi jawaban.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s