Mengembalikan Tradisi Natal yang Hilang

Sebenarnya, tidak ada rencana apa-apa untuk Natal tahun ini. Sudah berbelas-belas tahun tak ada tradisi menghias pohon Natal. Rusaknya pohon cemara kami membuat tradisi itu hilang. Satu-dua tahun yang lalu sempat tebersit untuk membeli pohon imitasi, tapi kami tetap saja memilih untuk tidak memasang pohon Natal. Berbeda dengan tahun yang sudah-sudah, gambar kiriman dari Asad menggugah hati saya untuk membuat (pohon) Natal sendiri.

Gambar kiriman Asad

Gambar kiriman Asad

Sayangnya, saya tidak tahu bagaimana caranya agar lilitan benang itu terlihat berongga dan karton bisa terlepas, padahal (seolah-olah) bagian awal lilitan diberi perekat. Apakah benang itu kaku sehingga bentuknya bisa mengikuti karton kerucut itu tanpa harus diberi lem? Saya bertanya kepada Mba Adith dan Mba Sumi. Mereka pun kebingunan. Alhasil, saya membuat pohon Natal versi saya sendiri saja.

1

1

Siapkan bahan-bahannya. Saya sengaja memakai karton manila sisa yang sudah usang. Daripada harus terbuang, lebih baik saya manfaatkan. Toh, nanti seluruh permukaan karton tidak terlihat. Sebagai hiasan, saya siapkan kancing berbentuk bunga dan payet. Sayangnya, saya tidak menemukan bordiran bentuk Sinterklas. Punya aksesori Natal yang sudah lama tak dipakai? Bisa dimanfaatkan lagi, asalkan tidak terlalu berat karena kerucut hanya terbuat dari karton.

2a

2a

2b

2b

Saat membuat kerucut, jangan lupa memberikan double tape di bagian ujung karton dan berikan isolasi pula agar bentuk kerucut tetap bertahan. Dasar kerucut tidak akan langsung datar, maka dari itu perlu dirapikan sendiri.

3

3

Tahap selanjutnya, kerucut telah jadi dan beberapa item tambahan pun berdatangan, termasuk lem UHU. Dari sini jelas memperlihatkan bahwa saya tidak terbiasa menulis artikel how-to seperti ini.

4a

4a

Karena saya tidak mungkin membuat seperti gambar yang dikirimkan Asad, maka saya membuat pohon Natal versi sendiri. Benang wol akan dililitkan rapat-rapat mengikuti karton kerucut tersebut. Ya, kelak bentuknya akan seperti tumpeng. Agar benang tidak lepas, oleskan lem untuk lilitan pertama yang ada di bagian terbawah.

4b

4b

Untuk beberapa lilitan, posisi yang nyaman seperti gambar ini. Tapi, untuk selanjutnya, letakkan saja kerucut di bidang datar karena makin lama benang akan semakin banyak dan tidak memungkinkan untuk melakukannya dengan posisi (4b) ini.

5

5

Lakukankah terus menerus hingga benang wol terus mencapai puncak, usahakan warna karton tidak terlihat dan tertutup rapat karena lilitan benang. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah jangan terlalu menekan karton karena lilitan bisa saling menumpuk satu sama lain. Jika telah melilitkan benang setengah bagian kerucut, sebaiknya lilitan selanjutnya diberi lem agar bisa menompang lilitan hingga bagian atas.

6a

Pohon Natal beserta hadiah untuk mama di Hari Ibu.

Setelah seperti tumpeng, sekarang pohon Natal bisa dihias. Selain menambahkan aksesori yang dibeli, saya juga menambahkan beberapa hiasan yang dulu sempat digunakan saat menghias pohon cemara. Hiasan yang berbelas-belas tahun dirawat oleh mama. Saya tidak bisa meletakkan hiasan bintang di puncak pohon karena aksesori yang saya miliki terlalu berat. Jadi, tak perlu heran mengapa justru lonceng yang berada di puncak.🙂

6b

6

Selamat mencoba!

Make your own Christmas (tree)!

Terima kasih atas inspirasimu, Asad…

#DoItYourself

Tangerang, 22 Desember 2012

Ps: Kata mama, gambar yang dikirim Asad bisa saja direalisasikan, tapi mungkin tidak menggunakan benang wol, melainkan kawat tembaga yang relatif lentur dan tetap bisa dibentuk sesuka hati. Atau, ada yang tahu caranya agar bisa membuat pohon Natal seperti itu? Kalau ada yang tahu, bolehlah berbagi trik…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s