#reaksigerakASAP

21 November 2015

You must not lose faith in humanity. Humanity is an ocean; if a few drops of the ocean are dirty, the ocean does not become dirty. –Mahatma Gandhi
Siapa pun bisa berbagi. Ya, seperti kita yang bergerak bersama-bersama dalam #ReaksiGerakAsap. Barangkali, cerita kabut asap mulai perlahan-lahan teralihkan karena isu-isu lainnya. Namun, bukan berarti kepedulian luntur begitu saja. Bersyukur, masih ada kawan-kawan yang terus menaruh perhatian hingga minggu kesekian.

Berdasarkan informasi terakhir, donasi #reaksigerakASAP masih tersimpan Rp 2.385.077. Dana tersebut kami serahkan kepada tim relawan yang ada di Palangkaraya.

sisa dana

Sabtu ini, Mas Ferdinandus Eko Budi alias Mas Ndom memberi kabar baik. Bersama teman-teman Haze Relief Palangkaraya dan Nehemiah Generation (NG), ia membuka lagi pengobatan gratis di Desa Gohong Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Donasi dana #reaksigerakASAP ikut menjadi bagian dalam kegiatan ini.
Acara dimulai dari jam 7 pagi hingga 3 sore. Bersyukur, banyak warga yang bisa mengikuti kegiatan pengobatan gratis. Senang sekali atas kabar baik ini. Terima kasih untuk Mas Ndom serta teman-teman relawan Haze Relief Palangkaraya dan Nehemiah Generation (NG). Ini dia foto-foto kiriman dari Mas Ndom.

Menurut Mas Ndom, kondisi Palangkaraya sudah mulai membaik. Hujan deras datang (meski ada bonus angin hingga merobohkan tower PLN). Semoga semesta selalu memberikan yang terbaik untuk Bumi ini dan manusia sudah seharusnya berlaku baik agar alam terus bersahabat.

Untuk kesekian kalinya, terima kasih atas perpanjangan tangan teman-teman dalam #reaksigerakASAP🙂

—————————————————————————————————————–
8 November 2015

Selamat Minggu! Kabar baik dari Palangkaraya. Sejak pukul 06.00, Mas Ndom dan teman-teman relawan berangkat menuju Kabupaten Kasongan, lalu menuju ke Desa Buntut Bali untuk distribusi bantuan. Kegiatan ini juga merupakan gabungan dari beberapa relawan yang berasal dari @kaltengwithlove, Universitas Kristen Palangkaraya, plus Nehemiah Generation. Nah, #reaksigerakASAP ikut bersama Nehemiah Generation.

Ini dia foto-foto kiriman dari Mas Ndom yang bernama asli Ferdinandus Eko Budi.

IMG_3844

IMG_0273

IMG_0268
Menurut Mas Ndom, kegiatannya bagus banget karena ada pemeriksaan kesehatan, lalu pembagian masker dan bingkisan obat-obatan. Bantuan obat, susu, dan masker dari kawan-kawan #reaksigerakASAP juga digabungkan dengan bantuan dari pihak-pihak lain agar bisa dipilah-pilah oleh apoteker dan dokter. Kegiatan selesai pukul 16.00 dan tim baru sampai di Palangkaraya pukul 18.30.

IMG_0277

IMG_3862

IMG_3855
Mas Ndom secara pribadi mengucapkan terima kasih banyak atas perhatian baik kepada teman-teman yang telah membantu #reaksigerakASAP berjalan lebih jauh. Terima kasih atas kepedulian terhadap kondisi Kalimantan Tengah, khususnya Palangkaraya. Kami pun berterima kasih kepada Mas Ndom yang telah bersedia menjadi perpanjangan tangan di Palangkaraya, membantu dalam distribusi bersama teman relawan, dan ikut mengawal paket.

IMG_0266

IMG_3886

IMG_3899

IMG_3890

Kata Mas Ndom, Desa Buntut Bali ternyata masih perlu masker. Jadi, maskernya sangat berguna bagi mereka.

Bantuan dana tambahan diserahkan kepada Nehemiah Generation dan diperuntukan bagi kebutuhan komunitas tersebut karena akan ada posko-posko pengobatan gratis ke depannya.

sisa dana

IMG_3917

Terima kasih untuk teman-teman relawan yang ikut menjadi perpanjangan tangan kami di sana. Titip Palangkaraya ya. Semoga bisa kembali cantik🙂

Meski berawal pada kegelisahan terhadap kondisi teman seangkatan, #reaksigerakASAP ternyata juga mendapat uluran tangan dari teman-teman di luar lingkaran Fisip Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Ini membuktikan bahwa kita semua masih merasa satu Indonesia, bersedia bergerak bersama demi sesama. Karena pada akhirnya, perpanjangan tangan dari teman-teman sekalian bisa bergerak lebih luas lagi, menjangkau mereka yang membutuhkan. Untuk kesekian kalinya, kami ucapkan terima kasih.

Sebenarnya, tak ada kata yang bisa menggantikan kebaikan dan ketulusan teman-teman. Tapi, terimalah ungkapan tulus ini dari kami. Semoga kita bisa kembali bergerak bersama demi kebaikan. Entah saya, kami, atau bahkan kamu yang akan memulai lebih dulu. Mari saling mengingatkan dan menguatkan.

IMG_2118

“The more you give of yourself, the more you find of yourself” -Azim Jamal and Harvey McKinnon.

—————————————————————————————————————-

7 November 2015

Perpanjangan tangan masih terus bergerak. Sabtu pagi, Nickha dan Hogan bersama kawan-kawan membagikan kotakan yang berisi nasi bungkus, susu, vitamin, dan masker kepada para penyapu jalan di Kota Pangkalan Bun. Ibu-ibu ini telah berjasa membersihkan kota walaupun asap menyeliputi kota Pangkalan Bun selama berbulan-bulan. Bahkan, di kala hujan membasahi kota seperti sekarang ini, mereka tetap menyapu jalanan dengan penuh semangat.

50 kotak dibagikan untuk penyapu jalanan yang bertugas di Pangkalan Bun.

50 kotak dibagikan untuk penyapu jalanan yang bertugas di Pangkalan Bun.

DOK Feronica Saptrianty

IMG_2058

Terima kasih, bantuan #reaksigerakASAP sudah diterima dengan baik di Pangkalan Bun. Nickha dan kawan-kawan yang berdomisili di sana sangat sangat berterima kasih. Terima kasih untuk semua yang telah membantu dalam bentuk apapun itu. Semoga bingkisan kecil yang telah diberikan bisa menjadi berkat bagi mereka yang benar-benar membutuhkan. Jujur, kami sangat haru saat mendapat foto kiriman dari Nickha. Ketulusan teman-teman semua untuk mengulurkan tangan bisa ikut menguatkan dan membahagiakan orang lain.

IMG_2048

IMG_2046

Lalu, bagaimana kabar paket yang di Palangkaraya?
Sabtu malam, Mas Ndom berkoordinasi dengan Mba Sinta (teman relawan) dan bertanya rencana distribusi barang. Yap, semesta mendukung. Ada rencana kegiatan distribusi besok pagi, yakni menuju Desa Buntut Bali, Kabupaten Katingan. Hmmm.. kira-kira membutuhkan waktu tempuh 2 jam dari kota.

—————————————————————————————————————-

6 November 2016

Jelang sore, Nickha memberi kabar kalau paket sudah sampai di Pangkalan Bun. Hore! Berarti, kedua paket sudah tiba di tujuan. Nickha juga membelanjakan keperluan lain, yaitu susu dan vitamin tambahan.

Kiriman dari Jakarta plus vitamin + susu yang sudah dibeli Nika di Pangkalan Bun.

Kiriman dari Jakarta plus vitamin + susu yang sudah dibeli Nickha di Pangkalan Bun.

Vitamin, suplemen, masker dan susu siap untuk dibagikan kepada penyapu jalan dan tukang sampah di seputaran Kota Pangkalan Bun. Mengapa mereka? Pada saat kabut asap tebal menyelimuti kota Pangkalan Bun, ibu-ibu penyapu jalan dan bapak-bapak yang mengangkat sampah tetap bekerja dengan sangat luar biasa. Salut untuk mereka semua🙂

Terima kasih #reaksigerakASAP donasi kalian semua sudah diterima dengan baik di Kota ‪#‎pangkalanbun‬.

Paket yang akan dibagikan pada 7-8 November 2015. Satu orang mendapat 2 susu, 2 tolak angin, 1 madurasa, 5 Vitamin C, dan 2 masker operasi. Plus, ada tambahan nasi bungkus (donasi dari mamanya Nika).

Paket yang akan dibagikan pada 7-8 November 2015. Satu orang mendapat 2 susu, 2 tolak angin, 1 madurasa, 5 Vitamin C, dan 2 masker operasi. Plus, ada tambahan nasi bungkus (donasi dari mamanya Nickha).

Kabar datang lagi dari Mas Ndom. Paket diserahkan ke rumah Nehemiah Generation (NG) pada sore hari, diterima oleh Kak Septi. Kebutuhan logistik akan dimanfaatkan sesuai dengan survei dari teman-teman relawan yang lebih memahami kondisi di sana.

Perjalanan #reaksigerakASAP masih terus berlanjut. Kami akan tetap bercerita kepada teman-teman. Terima kasih atas ketulusan teman-teman yang telah menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain🙂

—————————————————————————————————————-
5 November 2015

Sore hari, Mas Ndom memberi kabar bahwa paket #reaksigerakASAP tiba di Palangkaraya. Yeay! Terima kasih untuk semesta yang telah berbaik hati menghantarkan. Terima kasih juga untuk doa teman-teman sehingga kedatangan paket tidaklah terlambat.

IMG_2009

—————————————————————————————————————-
3 November 2015

Selasa siang, kami mendapat kabar adanya donasi susulan. Tercatat sebesar Rp 450.000. Dengan demikian, total donasi #reaksigerakASAP sebanyak Rp 13.542.877. Jumlah ini tentu saja membuat kami terharu. Kami yakin, masih banyak orang yang peduli dengan sesama. Rencananya, dana tambahan ini akan digabungkan untuk bantuan logistik di area Palangkaraya.

Jelang sore, sembari menunggu paket #reaksigerakASAP tiba di tujuan, Nickha yang berdomisili di Pangkalan Bun mulai membelanjakan bantuan dana dalam bentuk paket buah-buahan dan susu. Bantuan ini diberikan kepada pasien RSUD Sultan Imanuddin, Pangkalan Bun, yang terpapar asap.

semoga bisa menjadi berkat bagi mereka yang menerima perpanjangan tangan dari teman-teman. Lekas sembuh ya dik...

semoga bisa menjadi berkat bagi mereka yang menerima perpanjangan tangan dari teman-teman. Lekas sembuh ya dik…

Nickha melihat anak-anak kecil terbaring di rumah sakit. Apalagi, mereka berasal dari keluarga yang status ekonominya kurang mampu. Satu ruangan digunakan untuk beberapa anak. Keluarga yang menunggu pun harus gelar tikar di lantai dengan perabotannya.

Berdasarkan data, terdapat 4 orang anak kecil pasien korban ‪#‎asap‬ yang terkena ISPA. Syukurnya, 3 anak tadi sore sudah keluar, tetapi masih ada 1 anak yang terkena ISPA.

Paket diterima dengan senang hati oleh keluarga. Terima kasih untuk perpanjangan tangan dari teman-teman dalam ‪#‎reaksigerakASAP‬. Terima kasih karena ketulusan teman-teman mengundang rasa bahagia bagi orang lain.

—————————————————————————————————————-

2 November 2015

Hari ini, paket #reaksigerakASAP mulai berjalan lebih jauh menuju Palangkaraya dan Pangkalan Bun. Terima kasih kepada teman-teman yang telah menjadi perpanjangan tangan.

Pemanfaatan donasi kami bagi dalam dua kategori, bantuan nontunai (dibelanjakan langsung dalam bentuk vitamin, suplemen, dll) dan bantuan tunai yang nantinya akan tetap dibelanjakan kebutuhan logistik di lokasi sasaran. Sebagai informasi tambahan, kami juga mendapat sumbangan alat nebulizer yang dikirim menuju Pangkalan Bun.

Berikut rincian anggaran.

rincian anggaran -1 rincian anggaran -2

Jenis bantuan yang menjadi prioritas adalah vitamin dan suplemen untuk membantu pemulihan dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Jenis bantuan yang menjadi prioritas adalah vitamin dan suplemen untuk membantu pemulihan dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Paket menuju Palangkaraya. Beratnya dihitung 10 kg, karena volume juga dihitung... jadi, total berat menjadi 13 kg.

Paket menuju Palangkaraya. Beratnya dihitung 10 kg, karena volume juga dihitung… jadi, total berat menjadi 13 kg.

Bukti pengiriman paket Jakarta-Palangkaraya. Paket sampai di jasa pengiriman tercatat tanggal 31 Oktober 2015. Karena kami tiba pukul 15.00 WIB, maka paket tetap akan dikirimkan pada Senin (1/11).

Bukti pengiriman paket Jakarta-Palangkaraya. Paket sampai di jasa pengiriman tercatat tanggal 31 Oktober 2015. Karena kami tiba pukul 15.00 WIB, maka paket tetap akan dikirimkan pada Senin (2/11).

Berat paket Jakarta-Pangkalan Bun: 7 kg

Berat paket Jakarta-Pangkalan Bun: 7 kg

Paket Jakarta-Pangkalan Bun

Paket Jakarta-Pangkalan Bun

Lalu, siapa yang akan menerima paket #reaksigerakASAP? Kami bekerja sama dengan kerabat yang berada di Palangkaraya dan Pangkalan Bun. Mereka akan membantu distribusi, bekerja sama kembali dengan pihak-pihak terkait sehingga perpanjangan tangan dari teman-teman sampai di tangan yang benar-benar membutuhkan.

sasaran donasiSelanjutnya, kami bertumpu pada semesta. Mohon doa semoga perjalanan paket #reaksigerakASAP bisa sampai tepat pada waktunya. Sekali lagi, terima kasih atas ketulusan yang telah menguatkan. Semoga langkah kecil ini bisa bermanfaat bagi mereka di sana. Terima kasih, teman-teman.

Tunggu kabar berikutnya ya :)

————————————————————————————————————
1 November 2015

Asap di sana, sesak di mana-mana. Saya merasa sesak. Tapi, apa yang bisa saya perbuat? Saya bukan presiden. Saya bukan Doraemon yang punya pintu ke mana saja untuk mengungsikan orang-orang yang terkena dampak asap ke tempat yang lebih baik. Saya pun bukan Tuhan, sang perajut hujan.

Sesak. Saya singgah di sebuah situs crowdfunding mencari jalan untuk meluapkan kesesakkan melalui beberapa kampanye #melawanasap. Apakah sudah cukup? Ternyata, bertambah sesak ketika teman satu angkatan saat kuliah bercerita bahwa keluarganya yang tinggal di Palangkaraya terkena sesak napas akibat asap. Ketika ada kerabat sendiri yang juga terkena dampak, apakah segala angka masih sebagai statistik belaka?

Selagi masih menahan sesak, saya pun bertanya dalam hati, “Bukankah ada beberapa teman kampus lainnya yang berada di Kalimantan? Apakah mereka baik-baik saja? Lalu, apa yang bisa dilakukan?”  Palangkaraya yang katanya disebut sebagai Kota Cantik seharusnya menjadi cantik tanpa asap. Saya saja ingin mengunjunginya kembali.

Tak lama menahan sesak, saya meninggalkan komentar di posting-an akun Facebook milik Mba Christa. Adakah gerakan untuk menyapa teman-teman kampus yang terkena dampak? Japri pun berlanjut. Syukurlah, Mba Christa membantu mengurangi kesesakkan. Bahkan, ia langsung mengagendakan untuk survei distributor masker di Jakarta esok hari.

Dalam malam yang sama, saya mengontak Nickha yang berdomisili di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Semakin menenangkan, ternyata ia juga ingin mengajak teman-teman lain untuk menjadi perpanjangan tangan untuk mengurangi dampak asap. Misalnya, memenuhi kebutuhan dasar, masker. Waktu semakin pas karena ia akan menuju Palangkaraya sekaligus memantau kondisi di sana. Jujur, saya tak bisa berjalan sendirian. Bersyukur, bantuan dan dukungan datang dari teman-teman.

Foto kiriman Nika. Palangkaraya, 24 Oktober 2015.

Foto kiriman Nickha. Palangkaraya, 24 Oktober 2015.

Selain Mba Christa dan Nickha, saya juga mengajak Mba Oka, Yudo, Della, Bung Hendy, Yudha, dan Janu. Semua punya peran masing-masing karena itu tadi. Saya tidak bisa berjalan sendirian. Mereka menjadi teman diskusi, teman pengingat, pencari judul #reaksigerakASAP, pembuat poster, periset distributor alat-alat kesehatan, periset posko relawan, pencari jasa ekspedisi, dan sebagainya. Meski domisili kami berbeda-beda (Tangerang-Jakarta-Pangkalan Bun-Jogjakarta), harapan tetaplah sama: menyuarakan #reaksigerakASAP. As soon as possible.

Poster buatan Yudha

Poster buatan Yudha

Komik buatan Bung Hendy

Komik buatan Bung Hendy

Poster buatan Della

Poster buatan Della

Selain mereka, masih ada teman-teman lainnya yang ikut membantu, mencari informasi mengenai distributor alat kesehatan dan memberikan saran. Ditambah lagi, mereka yang menjadi perpanjangan tangan dalam bentuk apa pun. Berdonasi langsung maupun menyebarkan informasi ini. Satu regram, repath, reshare, repost, retweet, apa pun itu sungguh-sungguh membantu. Terima kasih untuk ketulusan yang telah menguatkan.

Meski berawal dari kegelisahan teman satu angkatan, banyak pula donatur yang berasal dari luar lingkaran pertemanan kampus. Ya, semakin banyak yang bergerak, maka bantuan juga akan semakin tersebar. Hal ini membuat kami sadar bahwa kita masih Indonesia. Peduli itu nyata, kok. Dan, berpura-pura menutup mata itu sangatlah menyesakkan.

Kamis (29/10) pukul 14.00 WIB di Palangkaraya. Kali ini, gambar lebih jelas. Warna kuning pekat tak lagi mendominasi. Hujan yang datang pada dua hari terakhir perlahan-lahan mengurangi asap. BMKG mencatat konsentrasi partikulat: 196.99. Namun, pada jam-jam tertentu, angka bisa naik kembali. Misalnya, 230.32 pada pukul 20.00 WIB. Kedua angka tersebut dalam status: tidak sehat. . Kondisi yang berubah-ubah membuat kami wajib terus memantau perkembangan agar bantuan untuk wilayah Palangkaraya dan sekitarnya dapat sesuai kebutuhan. . Batas akhir pengumpulan donasi: 31 Oktober 2015. Selanjutnya, kami menyiapkan ekspedisi hingga akhirnya paket diterima langsung oleh kerabat yang berdomisili di tempat tujuan donasi. . Mari bergerak bersama dalam #reaksigerakASAP. As soon as possible. . Foto: Veronika [ via @feronicanickha ] . #melawanasap #melawanasapkalimantan #melawanasapkalimantantengah #savekalimantan #saveborneo #exploreKalimantan #exploreyourheart

A photo posted by Cecilia Gandes (@ceciliagandes) on

Hasil donasi per 31 Oktober 2015

Hasil donasi per 31 Oktober 2015

Pada 1 November 2015, kami masih menerima donasi susulan sebanyak Rp 600.000. Maka, jumlah tersebut ditambahkan ke dalam rekap periode VI. Alhasil, total jumlah donasi selama 25-31 Oktober 2015 sebanyak Rp 13.092.877. Puji semesta… Seribu terima kasih untuk teman-teman yang telah ikut bergerak bersama dalam #reaksigerakASAP. Jelas, kami tak bisa sendirian.

Rekap hasil donasi #reaksigerakASAP selama 25-31 Oktober 2015

Rekap hasil donasi #reaksigerakASAP selama 25-31 Oktober 2015 (dana susulan yang masuk per 1 November 2015 telah digabungkan ke dalam rekap periode VI)

Setelah periode pengumpulan donasi berakhir, uang donasi mulai dibelanjakan untuk vitamin dan suplemen. Mulai 29 Oktober 2015, kondisi asap di Palangkaraya dan sekitarnya mulai berkurang berkat hujan yang singgah. Menurut saran dari kerabat yang berada di lokasi-termasuk informasi dari Mas Ndom di Palangkaraya, kebutuhan prioritas adalah bantuan yang dapat menunjang pemulihan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Masker tetap perlu untuk berjaga-jaga.

12196302_10206770992650022_9090837186135089062_n
Berikut ini jenis bantuan yang akan diberikan untuk wilayah Palangkaraya dan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

  1. Imboost Force
  2. Vitamin C (Acidum ascorbicum 25 mg)
  3. Becom C (vitamin C, B Complex, Suplemen)
  4. Nerosanbe
  5. Enervonce
  6. Masker Jackson N95
  7. Masker 3ply earloop (masker operasi)

Pada 2 November 2015, bantuan #reaksigerakASAP akan berjalan lebih jauh menuju tempat tujuan. Selanjutnya, kami akan mengabarkan rincian anggaran kepada teman-teman dan pihak yang akan membantu distribusi. Semoga langkah kecil ini direstui oleh-Nya dan mampu menguatkan mereka yang terkena dampak asap.

Terima kasih, teman-teman. Luapan amarah ternyata bisa dialihkan untuk energi yang lebih positif. Terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s