Hari Ini Aku Cantik

Hari ini aku cantik. Kau yang pilihkan bajuku. Masih sempat pula menata rambutku.

Hari ini aku cantik. Bersama kau di tempat ini. Lihatlah. Tak ada yang berubah meski sudah delapan pekan yang lalu. Bunga-bunga menghiasi ruangan. Sanak saudara berdatangan.

Aku menuju altar. Lagu-lagu mengiringi. Tapi, kau tak berjalan lebih dulu dan menungguku di depan sana. Kau berjalan di sampingku, bersama Bapak dan Ibu.

Hari ini kita kembali menyapa-Nya setelah mengikat janji sehidup-semati. Tapi, kau tak bisa menggenggam tanganku terlalu lama. Kau tetap tinggal dan aku akan tinggal bersama-Nya. Tenanglah. Kepergianku menjadikan kehadiranku lebih abadi.

Aku akan menjelma menjadi udara. Memelukmu kapan saja, menyapamu dalam banyak cara. Sapalah aku dalam doa.

“Hari ini kau cantik. Berbahagialah.” Kau berbisik sebelum peti tertutup.

Hari ini aku cantik. Kupersembahkan senyuman terbaik untukmu dan mereka yang mengantarkan kepulanganku.

*sebuah prosa untuk perempuan yang telah berpulang. Selamat jalan. Kedamaian menyertaimu, Rintik.

Jakarta, 15 Februari 2016

2 thoughts on “Hari Ini Aku Cantik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s